bhoethack


ShoutMix chat widget

Mau punya buku tamu seperti ini?
Klik disini var gb = document.getElementById("gb");gb.style.right = (30-gb.offsetWidth).toString() + "px";

Halaman

Kamis, 23 Desember 2010

™Always On ( Auto Minimaze + Bomberman + WS )™






Download


Special Snutz 2

Bomberman On = F1
Bomberman Off = F2
Wallshoot = F3
Insert = Minimaze ( Auto )
Semua Tidak perlu Di Off Kan Lagi Tidak Akan BT / DC 


Kalo Cheat Tidak Work / DC / BT Tanya Di :

donireksa@yahoo.co.id


NB:
Jangan Marah" Jangan Bacod Dasar LEACHER Yang Gk Bisa Make Cheat Gk Usah Make Cheat PIKIR Sendiri .....
Mau Gua Tutup Nih BLOG ???

Selasa, 21 Desember 2010

™Black † Panther™

DownLoad

Langsung Ke Feature :
  * Minimaze = Insert On
  * Minimaze = Delete Off
  * WallShoot = F1 On
  * WallShoot = F2 Off
  * Bomberman = F3 On
  * Bomberman = F4 Off
 
  * Carakter Robot + Headger + Baret Assault = F1
  * Carakter Robot + Headger + Baret SMG = F2
  * Carakter Robot + Headger + Baret AWP = F3
  * Carakter Robot + Headger + Baret Shotgun = F4
  * Reset Carakter = F5

Buat NumLock jangan Pernah Di gunain ...

Cara Penggunaan Nya Sama Kaya Cheat yang lain Kalau Bt / Dc Gunain aja yang WS , ALT, Sama Bom

Jangan Lupa Coment And Follow Sama Add My facebook:
donireksa@yahoo.co.id

Minggu, 19 Desember 2010

™SMSHAREMIND-V31™

Feature :

* F9 = Spion Mode
* F10 = Title Hack
* F11 = UnName
* F12 = Grade Hack
* Home = WS On
* End = WS Off


Nih Buat Yg Belom Punya Baret Coba Ini :

Numpad 0 = Reset Carakter
Numpad 1 = Char Robot Cewe + Baret GM + Helm++
Numpad 2 = Char Robot Cewe + Baret SMG + Helm++
Numpad 3 = Char Robot Cewe + Baret Sniper + Helm++
Numpad 4 = Char Robot Cewe + Baret SG + Helm++
Numpad 5 = Char Robot Cewe + Baret HandGun + Helm++
Numpad 6 = Char Robot Cewe + Baret Assault + Helm++


Buat Yang Udah Punya Baret Coba Ini :

Numpad ( + ) = Char Robot Cewe + Helm++
Numpad ( - ) = Reset Char


Biar Lebih Jelas Tutor Ada Di Dalam ...
DownLoad :

Oh No My Shit


Mau Lebih Banyak Cheat Lagi Yang Gua Update COMENT Teruz Di FB Gua ... 
donireksa@yahoo.co.id

Rabu, 15 Desember 2010

™Buat Hack Segala PASWORD™

Apa itu KeyLogger ?secara inti Keylogger adalah software yang dipasang di komputer dan mempunyai kerja mencatat semua aktivitas yang dilakukan oleh keyboard dan semua aktifitas yang dilakukan di komputer. Apapun yang kita ketikkan di keyboard dan kita buka aplikasi apapun di komputer maka akan dicatat oleh keylogger.

Keylogger dapat digunakan untuk kepentingan yang baik atau bahkan bisa digunakan untuk kepentingan yang jahat. Kepentingan yang baik antara lain untuk memantau produktivitas karyawan, untuk penegakan hukum dan pencarian bukti kejahatan. Kepentingan yang buruk antara lain pencurian data-data terutama password dan username makanya hati-hatilah. keylogger dalam bentuk perangkat lunak terpasang di dalam komputer dan bekerja secara tersembunyi.
  


sebenarnya banyak sekali software keylogger tapi disini saya pilih software keylogger yang paling ajib dan sudah saya coba dan sudah terbukti bisa merecord semua aktifitas yang saya lakukan di komputer. tapi tolong jangan di salah gunakan ya,. . .
  


Jika ingin mendownload software tersebut silakan klik tulisan dibawah ini:
Ukuran : 413.42 KB 

 Sponk Teruz Sampe Mencrot

Senin, 13 Desember 2010

™Kamar Rahasia™

Kulit Ratna putih, halus dan lembut: layaknya gadis keturunan pada umumnya. Wajahnya tidak seberapa cantik: polos dan berkacamata. Seorang mahasiswi yang cerdas dan rajin — typical seorang gadis nerd. Tidak ada yang istimewa dari Ratna — tubuhnya kurus, dada dan pantat yang relatif kecil, selain itu — orangnya juga alim dan sopan.

Ratna yang saat ini sedang menempuh kuliah di salah satu universitas swasta di kota S tinggal bersama ci Donna yang menyewakan salah satu dari 2 kamarnya yang kosong kepada Ratna. Penampilan ci Donna berbeda sekali dengan Ratna: di usianya yang hampir 30, ci Donna boleh dibilang sangat pandai merawat tubuhnya — kulit putih halus dengan ukuran toket sedang: 34. Parasnya cantik, rambut panjang bergelombang.
Rupanya, ci Donna yang sudah lama tidak merasakan belaian pria — menyimpan; lebih tepatnya menimbun libido yang secara perlahan-lahan telah menggerogoti moralnya (walaupun belum sampai mengenai akal sehatnya). Selama ditinggalkan kekasihnya sejak 7 tahun yang lalu, ia sering merasa kesepian — tak jarang ia berusaha memuaskan dirinya sendiri dengan berbagai peralatan dan VCD yang disewanya/dibeli melalui pembantunya, karena ia sendiri sebenarnya malu kalau harus terang-terangan membeli atau menyewa benda-benda seperti itu.

 Demikian pula untuk bermain dengan pria yang tidak dikenal, ci Donna menganggap mereka tidak bersih sehingga ia takut untuk berhubungan badan dengan mereka. Namun demikian, ini tidak mengurangi fantasi ci Donna dalam membayangkan bentuk seks yang diinginkannya. Bahkan sejak 2 tahun yang lalu, ia juga mulai tertarik untuk melakukan hubungan seks dengan sesamanya. Ini dapat dilihat dari reaksinya terhadap Ratna sehari-hari, tak jarang ia menelan air ludah dan menjilati kedua bibirnya apabila melihat Ratna mengenakan kaos ketat apabila ia ke kampus. Padahal, bentuk tubuh Ratna begitu biasa — apalagi apabila dibandingkan dengan dirinya sendiri yg jauh lebih seksi.

 Apa yang dilihat pada diri Ratna adalah dirinya sendiri 10 tahun silam; ketika ia masih berada di awal-awal usia 20 tahun: alim dan rajin — namun begitu naif. Ci Donna sendiri bertekad untuk memberinya ‘pelajaran’ suatu saat. Namun — sesudah agak lama tinggal bersama Ratna, barulah Ci Donna mengetahui bahwa ia sudah tidak perawan lagi: ketika ia masih SMP dulu — pacarnya sendiri memperkosanya dan sejak saat itu, Ratna begitu minder dan seringkali menhindar dari pergaulan sekitarnya, hingga saat ia kuliah. Ci Donna mengetahui hal ini dari Ratna sendiri yang memandang Ci Donna sebagai wanita yang sabar, bijaksana dan dewasa.

Pucuk dicinta ulam tiba, seminggu yang lalu — adik ci Donna yang laki-laki tiba dan hendak menginap untuk satu bulan karena suatu urusan. ‘Sekali tepuk 2 lalat’ — inilah yang ada dalam pikiran ci Donna melihat adiknya sendiri dan Ratna.
Suatu sore sejak 3 hari kedatangan adiknya — Ci Donna sudah mempersiapkan rencana yang baik: pertama adiknya, kemudian Ratna. Biasanya, Ratna tiba di kos pukul 19:00 dan ia hendak memulai rencananya itu pukul 18:30 dengan melakukan ‘pemanasan’ terhadap adiknya. Pukul 18:30, Donna memanggil adiknya untuk masuk ke kamarnya. Tanpa berprasangka apa-apa, adiknya masuk ke kamarnya. Dilihatnya Ci Donna yang mengenakan celana pendek jins ketat dan kaos tanpa lengan yang ketat pula — ia sedang menghadap ke cermin dan mengikat rambutnya yang bergelombang halus itu.

Melihat bayangan adiknya di cermin, Ci Donna tersenyum dan berkata: “Masuk saja, cici cuman sebentar koq.” Diam-2, adiknya memperhatikan cicinya dan berpikir: “Cantik juga, walaupun sudah kepala tiga. Badannya juga begitu padat dan seksi..” Ci Donna yang mengerti bahwa dirinya sedang diperhatikan adiknya sendiri hanya tersenyum simpul — tiba-tiba ia berdiri, mendekati adiknya dan menggandeng tangannya. Adiknya kaget sekali namun ia tidak berkata apa2. Ci Donna membimbing adiknya menuju sebuah pintu sambil sesekali melirik ke belakang dan tersenyum simpul ke arah adiknya.
Ci Donna membuka pintu kamar tersebut dan menyalakan lampunya. Ternyata, apa yang dilihat adiknya adalah sesuatu yang menakjubkan namun juga membuatnya sedikit shock: sebuah kamar yang cukup luas — dengan seluruh dinding ditutupi bahan kedap suara berwarna pink. Ranjang yang terletak di tengah ruangan, sebuah TV lengkap dengan stereo-setnya yang mewah: juga 3 teve hitam-putih kecil yang menampakkan situasi di ruang tamu, kamar Ratna dan kamarnya sendiri.

Namun yang membuatnya begitu kaget dan sedikit takut adalah koleksi VCD, video dan DVD porno yang berserakan di lantai. Berbagai alat bantu seksual, dan sebuah manekin lengkap dengan penis palsunya segala. Tahulah ia apa yang diinginkan dari cicinya — tanpa disadarinya, Ci Donna sudah mengunci pintu kamar dan mulai melepaskan pakaiannya satu persatu. Namun ia berhenti sampai pakaian dalam saja. Jadilah Ci Donna hanya mengenakan bra dan celana-dalam warna hitam, ia berdiri begitu seksi dan menggoda dengan rambutnya terikat (untuk memudahkannya saat permainan nanti, begitulah yang ada di pikiran Ci Donna). “Sudahlah, kamu menurut saja — toh kamu disini hanya sebulan. Masa kamu tidak kasihan sama cici yg sudah lama tidak merasakan hangatnya tubuh pria?”
Adiknya masih ragu. Ci Donna tahu ini — dan tanpa membuang banyak waktu, ia segera maju ke depan membuka celana pendek adiknya dengan mudah (entah bagaimana, adiknya tidak mampu melawan cicinya sendiri). Mulailah ia mengoral batang kemaluan adiknya itu. Ci Donna mempercepat gerakan mengocoknya dengan tangan kanan, dia menengadah dan menatap wajah adiknya dengan tatapan tajam penuh birahi — ia mendesis sambil berkata: “Sss.. awas kalau kamu berani keluar sebelum aku. Lebih baik kamu cari kos lain saja, meskipun kamu adikku!”

 Sesudah berkata demikian, ci Donna memasukkan seluruh batang kemaluan adiknya ke dalam mulutnya. Ia menggerakkan kepalanya maju mundur — membuat batang kemaluan adiknya keluar-masuk dengan sangat cepat. Adik ci Donna hanya dapat mengerang nikmat mendapat perlakuan seperti itu dari cicinya yang ternyata sangat berpengalaman dalam hal memuaskan pasangan mainnya, ia berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengecewakan cicinya. Di tengah-tengah permainan, Ci Donna melepaskan branya dengan tangan kirinya yang masih bebas. Diliriknya teve hitam putih yg secara rahasia memonitor kamar Ratna. Ternyata ia baru saja datang, dan waktu menunjukan pukul 18:55. Tepatlah perhitungannya: adiknya yang nafsunya sedang menanjak pasti akan mau diajaknya berkompromi.

Ci Donna menghentikan oralnya, dan tahulah ia bahwa adiknya agak kecewa. “Tunggu sebentar — aku ada tugas buat kamu: bawalah Ratna ke kamar ini.” Adiknya mengerti apa yang diinginkan ci Donna. Sementara adiknya pergi memanggil Ratna — ia segera mematikan monitor2-nya, melepas celana dalamnya yang sedikit basah dan bersembunyi di sebelah pintu. Begitu adiknya masuk bersama Ratna — ia segera mengunci kamarnya lagi dan mendorong Ratna hingga jatuh ke ranjang. Ratna yang bertubuh kurus dan lelah sehabis kuliah tidak dapat memberikan perlawanan yang berarti terhadap perlakuan Ci Donna yang begitu tiba-tiba tersebut. Ci Donna melucuti kaos ketat yang dikenakan Ratna dengan buas.
“Kyaa..!!” Ratna menjerit, namun percuma karena ruangan tersebut kedap suara. Adik Ci Donna hanya diam saja karena shock melihat keganasan cicinya — apalagi dengan sesama jenis! Ci Donna telah sampai pada branya. Dengan kasar, ia merenggut bra Ratna dan melemparkannya ke lantai. Ci Donna melihat sepasang toket Ratna yang kecil. “Seharusnya kamu tidak usah pakai bra sama sekali. Toh tidak memberi perbedaan yang berarti..” Ci Donna melanjutkan dengan melepas kancing celana jins Ratna dan membuka ritsluitngnya dan melepaskannya.

“Pahamu putih dan mulus juga yah..” Terakhir, Ci Donna menurunkan celana dalam Ratna. Ratna tak dapat berbuat apa-apa terhadap Ci Donna yang terus menggerayangi tubuhnya dan sesekali menciuminya. Tiba-tiba Ci Donna berdiri dan berjalan menuju lemari. Diambilnya sebuah penis palsu (dildo) dan semacam lotion. Ia mengolesi dildonya dengan lotion tersebut dan memberikannya kepada adiknya, “Kamu pakai juga. Aku tidak mau dia berteriak-teriak kesakitan.” Adik Ci Donna menurut — ia melepas seluruh pakaiannya dan mulai mengolesi batang kemaluannya dengan lotion yang diberikan cicinya.
“Jangan ci.. saya takut.” Ratna yang sudah lemas berkata dengan penuh kekuatiran, melihat ci Donna mengenakan penis palsu (dildo) bergerigi dengan ukuran yang cukup mengerikan seperti mengenakan celana dalam. Ci Donna dengan cepat bergerak ke arah Ratna. “Diam. Mana lotionnya.” Sesudah mendapatkan lotion, ia mulai mengolesi dinding vagina Ratna sambil berkata: “Kamu jangan takut, percaya sama cici saja. Sesudah itu, ia membalikkan tubuh Ratna dan melumasi lubang pantatnya pula.

“Ayo — kamu lubang yang satunya!!” ci Donna memerintahkan adiknya untuk mengentot Ratna yang malang di lubang anusnya. Adiknya menurut, ia berpindah — duduk di atas ranjang. Ci Donna memapah tubuh Ratna dengan lembut dan menempatkannya di atas adiknya. Ratna yang tidak berdaya hanya dapat memandang sorot mata penuh nafsu ci Donna yang sedari tadi sibuk mengatur posisi dan membantu adiknya memasukkan batang kemaluannya ke dalam lubang anus Ratna. Bles! Batang kemaluan adik ci Donna akhirnya berhasil masuk ke dalam anus Ratna yang sudah tidak keruan bentuknya karena sedari tadi diobok-obok oleh ci Donna.
Rasa sakit bercampur nikmat membuat Ratna membelalakkan matanya, ia membuka mulutnya dan merintih “Aaa..” Ci Donna membaringkan Ratna dari posisi terduduk menjadi terlentang dengan adiknya di bawahnya (dan batang kemaluannya yang sudah menancap ke dalam lubang anus Ratna). “Ratna, aku yakin kamu akan menyukai ini dan pasti ketagihan sesudah ini.” Ci Donna memasukkan dildo-nya ke dalam lubang kemaluan Ratna.

 Ratna yang berada di tengah dengan keadaan tak berdaya, berusaha menahan nikmat bercampur nyeri di lubang kemaluan yang sudah dihujami dildo dari ci Donna — serta batang kemaluan adik ci Donna yang menancap di lubang anusnya. Mulailah ranjang bergoyang.. mulanya perlahan, namun semakin lama semakin cepat.. demikian pula dengan rintihan-rintihan Ratna.. “Aaa.. aa..” Ratna masih mengenakan kaca mata minusnya ketika permainan ini dimulai.

Ci Donna tertawa melihat Ratna berusaha bertahan: “Jangan ditahan dan jangan dilawan Ratna — nikmati saja, sayang!!” Perlahan-lahan rintihan Ratna mulai berubah menjadi jeritan nikmat penuh birahi.. “Ah.. ah.. yess.. mmhh.. MM.. AAHH..” Kenikmatan disetubuhi di kedua lubangnya secara bersamaan membuat Ratna kehilangan kendali. Ratna yang sopan dan alim perlahan larut.. perlahan berubah menjadi Ratna yang liar, sifat liar yang seakan ditularkan dari ci Donna — meracuni pikiran Ratna yang semula begitu bersih dan polos. “Yah.. teruskan!! LEBIH CEPAT LAGI CI DONNA..!! AA.. AA.. MMHH.. MM..”
Ratna menggenggam seprei ranjang dengan sangat kuat, keringat meluncur deras dari sekujur tubuhnya — membuat kulitnya tampak mengkilat di bawah cahaya lampu. Hal ini membuat Ci Donna semakin bernafsu mempercepat gerakan pinggulnya. Ratna semakin menikmatinya — ia memejamkan matanya sambil memegang rambut ci Donna. “AGH.. Enak sekali.. Ci.. aa.. aku.. belum pernah.. uuh.. senikmat ini..” Adik Ci Donna menganal lubang pantat Ratna sambil meremas-remas kedua toket Ratna dari belakang, walaupun ukuran toket Ratna relatif kecil — namun ini tidak mengurangi rangsangan demi rangsangan yg diterimanya. “Auuh.. ah..” mulut Ratna menganga dan mengeluarkan teriakan-teriakan yg semakin tidak jelas. Tubuhnya pun mulai menegang; tahulah Ci Donna bahwa “anak didiknya” saat ini hampir mencapai puncak kenikmatan.

 Ci Donna mengurangi kecepatan bermainnya dan mengubah gerakan maju-mundurnya menjadi gerakan mengaduk dengan menggoyangkan pinggulnya. Ratna secara alami mengikuti gerakan Ci Donna dengan menyesuaikan gerakan pinggulnya. Hal ini justru menambah kenikmatan bagi Ratna. Sampai akhirnya — tubuh Ratna benar-benar menegang dan Ratna melepaskan teriakan yang cukup panjang dan memenuhi seluruh ruangan kedap suara tersebut. Sesudah itu, teriakan berhenti dan seluruh ruangan menjadi sepi. Ci Donna mencabut dildo dari lubang vagina Ratna, ternyata dildo tersebut sudah ditutupi cairan kental dan bahkan saat Ci Donna menariknya keluar — ada sebagian dari cairan tersebut menetes dan adapula yang masih merekat antara dinding vagina Ratna dengan dildo Ci Donna.

 Adik Ci Donna juga mencabut dildonya dari lubang anus Ratna dan merebahkan Ratna yang sudah lemas di ranjang. Ratna masih memejamkan kedua matanya — Ci Donna melepas kacamata Ratna yang masih dikenakannya dan meletakkannya di meja yg terletak di tepi ranjang. “Lain kali, kalau mau main — jangan lupa lepas dulu kacamatanya..” Ci Donna tersenyum dan mencium Ratna, kemudian ia melepaskan dildonya dan menggelatakannya begitu saja di lantai. Ia memandang adiknya dan berkata: “Kamu jangan bengong saja, kamu masih punya tugas satu lagi.” Sesudah berkata demikian, ia duduk di lantai — melebarkan kedua pahanya: mengarahkan lubang vaginanya yang sudah basah ke arah adiknya.

 Kemudian ia menunjuk ke arah vaginanya: “Ayo: gunakan lidahmu.” Adiknya mengerti apa yg harus dilakukan. Ia menjilat-jilat lubang kemaluan ci Donna dengan hati-hati. Keenakan, c ci Donna memejamkan matanya — nafasnya tak beraturan: desahan- desahan nikmat meluncur keluar tak terkontrol dari mulutnya. Ia menjambak rambut adiknya dan menekan-nekan wajah adiknya itu ke lubang vaginanya: “Errghh.. aaghh.. niikkmmaatt sekkaallii.. ss..!!” Ci Donna benar-benar menikmati setiap hisapan dan jilatan yang diberikan adiknya ke liang kewanitaannya, namun di tengah ambang sadar dan tidak — Donna ingat bahwa ia tidak ingin mencapai orgasme dengan cara seperti ini. “Aah.. tunggu say — bee.. berhentii duluu.. mmh.. sekarang giliran.. cici ngerjain punya kamuu..”

 Adik Ci Donna menurut dan berhenti. Ci Donna bergerak kemudian berjongkok membelakangi adiknya, sekarang ia dalam keadaan berjongkok menghadap pantat adiknya. Adiknya agak kebingungan dengan tingkah laku cicinya. Namun Donna cuek saja: tangan kirinya ia lewatkan di antara kaki adiknya, dan dengan tangannya itu ia mencengkeram buah pelir adiknya dengan halus dan mulai memijat- mijatnya. “Tenang saja, sayang — kujamin kamu akan suka sekali..” Ci Donna tersenyum penuh nafsu, dan dengan tangan kiri masih memegang buah pelir adiknya — ia mengangkat telapak tangannya, menghadapkannya ke arah wajahnya — dan meludahi tangannya sendiri kemudian mengerut-ngerutkan tangannya.

 Kemudian ia melingkarkan tangan kanannya dari pinggang sebelah kanan adiknya — langsung menuju ke arah kontol adiknya. Dan mulailah ia mengocok-ngocoknya batang kemaluan adiknya itu dengan tangan kanannya yang sudah dilumasi air ludahnya sendiri. “Aaaghh.. duh, enak sekali ci..” Ci Donna meneruskan gerakan tangannya sampai ia merasa batang kemaluan adiknya sudah cukup keras. Sesudah itu, ia membalikan badannya dan mengambil posisi nungging di lantai. Tahulah adik ci Donna apa yang diinginkan cicinya ini. Ia juga mengatur posisi di belakang cicinya: “Awas ya — pokoknya aku nggak mau anal. Maenin lubangku yang biasa aja.” Adiknya menurut, dan permainan dimulai.

 Adik ci Donna memulai gerakannya dengan perlahan, “Mmm.. masih kurang, lagi dong!” Gerakan dipercepat, Ci Donna memejamkan matanya keenakan. Ia menambah kenikmatan dengan menggesek-gesek klit-nya sendiri, dengan sebelumnya membasahi jari-jarinya dengan cara mengulumnya sendiri. “Uuuaah.. enaakk sayaang.. Mmmh..” Permainan ini berlangsung agak lama sampai ci Donna minta ganti posisi lagi. Kali ini ia ingin disetubuhi dengan posisi tubuh menyamping. Ci Donna menyampingkan tubuhnya yang seksi dan sudah mandi keringat tadi ke arah kanan, sementara adik Ci Donna mengangkat paha mulus cicinya sebelah kanan dan menyandarkannya ke bahu sebelah kirinya.

 Dengan demikian, ia dengan leluasa dapat memasukkan batang kemaluannya ke lubang ci Donna. Ia mulai bergerak maju mundur, “Aaahh.. mm..” Untuk sekedar menambah kenikmatan, ia mengarahkan tangan kanannya ke arah pantatnya sendiri dan menggerakan jari tengahnya keluar- masuk lubang pantatnya. “Kyyaahh.. uuhh..” Tubuh ci Donna terus bergoyang-goyang — toketnya pun bergerak naik turun tak beraturan mengkuti irama tubuhnya. Adik ci Donna yg sedari tadi bergitu terangsang dengan gerakan toket cicinya sendiri itu sudah tak tahan lagi, ia memajukan tangan kanannya guna meremas toket kanan cicinya itu. “Oh — susumu begitu empuk ci..” Ci Donna hanya tersenyum, ia mencabut tangannya dari lubang pantatnya — dan ikut meremas toketnya bersama-sama dengan tangan adiknya itu. Permainan terus berlangsung, Ci Donna merasakan tubuhnya sendiri mulai menegang — ia sendiri sudah tidak mampu berpikir jernih lagi.




Mau Lebih Jelas Nya / Kepanjangan nya Tanya Di :

donireksa@yahoo.co.id

Minggu, 12 Desember 2010

™Hack Char Yang Kena Ban™

Buat loe semua yg char PB nya kena Ban Sama GM tapi masih banyak cash nya langsung aja nih cara nya ....

tapi nanti jadi tengkorak pangkat loe ....


Contoh :

ID = gembira012
PW = 01340153

Ubah Menjadi :

ID = gembira012&
PW = 01340153


Kalo kurang jelas tanya di :

donireksa@yahoo.co.id

™Antara Benci Dan Seks™

Sebenarnya aku dilahirkan menjadi anak yang beruntung. Papa punya kedudukan di kantor dan Mama seorang juru rias / ahli kecantikan terkenal. Sering jadi pembicara dimana-mana bahkan sering menjadi perias pengantin orang-orang beken di kotaku. Sayangnya mereka semua orang-orang sibuk. Kakakku, Kak Luna, usianya terpaut jauh diatasku 5 tahun. Hanya dialah tempatku sering mengadu. Semenjak dia punya pacar, rasanya semakin jarang aku dan kakakku saling berbagi cerita.

Saat itu aku masih SMP kelas 2, Kak Luna sudah di SMA kelas 2. Banyak teman-temanku maupun teman kakakku naksir kepadaku. Kata mereka sih aku cantik. Walaupun aku merasa biasa-biasa saja (Tapi dalam hati bangga lho.., he.., he..) Aku punya body bongsor dengan kulit putih bersih. Rambut hitam lurus, mata bulat dan bibir seksi (katanya sich he.., he..). Saat itu aku merasa bahwa payudaraku lebih besar dibandingkan teman-temanku, kadang-kadang suka malu saat olah raga, nampak payudaraku bergoyang-goyang. Padahal sebenarnya hanya berukuran 34B saja. Salah seorang teman kakakku, Kak Agun namanya, sering sekali main ke rumah. Bahkan kadang-kadang ikutan tidur siang segala. Cuma seringnya tidur di ruang baca, karena sofa di situ besar dan empuk. Ruangannya ber AC, full music. Kak Agun bahkan dianggap seperti saudara sendiri. Mama dan orang tuanya sudah kenal cukup lama.
Saat itu hari Minggu, Mama, Papa, dan Kak Luna pergi ke luar kota. Mak Yam pembantuku pulang kampung, Pak Rebo tukang kebun sedang ke tempat saudaranya. Praktis aku sendirian di rumah. Aku sebenarnya diajak Mama tapi aku menolak karena PR bahasa Inggrisku menumpuk.

Tiba-tiba aku mendengar bunyi derit rem. Aku melihat Kak Agun berdiri sambil menyandarkan sepeda sportnya ke garasi. Tubuhnya yang dibalut kaos ketat nampak basah keringat.
“Barusan olah raga…, muter-muter, terus mampir…, Mana Kak Luna?”, tanyanya. Aku lalu cerita bahwa semua orang rumah pergi keluar kota. Aku dan Kak Agun ngobrol di ruang baca sambil nonton TV. Hanya kadang-kadang dia suka iseng, menggodaku. Tangannya seringkali menggelitik pinggangku sehingga aku kegelian.
Aku protes, “Datang-datang…, bikin repot. Mending bantuin aku ngerjain PR”. Eh…, Kak Agun ternyata nggak nolak, dengan seriusnya dia mengajariku, satu persatu aku selesaikan PR-ku.
“Yess! Rampung!”, aku menjerit kegirangan. Aku melompat dan memeluk Kak Agun, “Ma kasih Kak Agun”. Nampaknya Kak Agun kaget juga, dia bahkan nyaris terjatuh di sofa.
“Nah…, karena kamu sudah menyelesaikan PR-mu, aku kasih hadiah” kata Kak Agun.
“Apa itu? Coklat?”, kataku.
“Bukan, tapi tutup mata dulu”, kata dia. Aku agak heran tapi mungkin akan surprise terpaksa aku menutup mata.
Tiba-tiba aku merasa kaget, karena bibirku rasanya seperti dilumat dan tubuhku terasa dipeluk erat-erat.
“Ugh…, ugh…”, kataku sambil berusaha menekan balik tubuh Kak Agun.
“Alit…, nggak apa-apa, hadiah ini karena Kak Agun sayang Alit”.
Rasanya aku tiba-tiba lemas sekali, belum sempat menjawab bibirku dilumat lagi. Kini aku diam saja, aku berusaha rileks, dan lama-lama aku mulai menikmatinya. Ciuman Kak Agun begitu lincah di bibirku membuat aku merasa terayun-ayun. Tangannya mulai memainkan rambutku, diusap lembut dan menggelitik kupingku. Aku jadi geli, tapi yang jelas saat itu aku merasa beda. Rasanya hati ini ada yang lain. Kembali Kak Agun mencium pipiku, kedua mataku, keningku dan berputar-putar di sekujur wajahku. Aku hanya bisa diam dan menikmati. Rasanya saat itu aku sudah mulai lain. Napasku satu persatu mulai memburu seiring detak jantungku yang terpacu. Kemudian aku diangkat dan aku sempat kaget!
“Kak Agun…, kuat juga”. Dia hanya tersenyum dan membopongku ke kamarku. Direbahkannya aku di atas ranjang dan Kak Agun mulai lagi menciumku. Saat itu perasaanku tidak karuan antara kepingin dan takut. Antara malu dan ragu. Ciuman Kak Agun terus menjalar hingga leherku. Tangannya mulai memainkan payudaraku. “Jangan…, jangan…, acch…, acch…”, aku berusaha menolak namun tak kuasa. Tangannya mulai menyingkap menembus ke kaos Snoopy yang kupakai. Jari-jemarinya menari-nari di atas perut, dan meluncur ke BH. Terampil jemarinya menerobos sela-sela BH dan menggelitik putingku. Saat itu aku benar-benar panas dingin, napasku memburu, suaraku rasanya hanya bisa berucap dan mendesis-desis “ss…, ss…”,. Tarian jemarinya membuatku terasa limbung, ketika dia memaksaku melepas baju, aku pun tak kuasa. Nyaris tubuhku kini tanpa busana. Hanya CD saja yang masih terpasang rapi. Kak Agun kembali beraksi, ciumannya semakin liar, dan jemarinya, telapak tangannya mengguncang-guncang payudaraku, aku benar-benar sudah hanyut. Aku mendesis-desis merasakan sesuatu yang nikmat. Aku mulai berani menjepit badannya dengan kakiku. Namun malahan membuatnya semakin liar. Tangan Kak Agun menelusup ke CD-ku.
Aku menjerit, “Jangan…, jangan…”, aku berusaha menarik diri. Tapi Kak Agun lebih kuat. Gesekan tangannya mengoyak-koyak helaian rambut kemaluanku yang tidak terlalu lebat. Dan tiba aku merasa nyaris terguncang, ketika dia menyentuh sesesuatu di “milikku”. Aku menggelinjang dan menahan napas, “Kak Agun…, ohh.., oh…”, aku benar-benar dibuatnya berputar-putar. Jemarinya memainkkan clit-ku. Diusap-usap, digesek-gesek dan akhirnya aku ditelanjangi. Aku hanya bisa pasrah saja. Tapi aku kaget ketika tiba-tiba dia berdiri dan penisnya telah berdiri tegang. Aku ngeri, dan takut. Permainan pun dilanjutkan lagi, saat itu aku benar-benar sudah tidak kuasa lagi, aku pasrah saja, aku benar-benar tidak membalas namun aku menikmatinya. Aku memang belum pernah merasakannya walau sebenarnya takut dan malu.

Tiba-tiba aku kaget ketika ada “sesuatu” yang mengganjal menusuk-nusuk milikku, “Uch…, uch…”, aku menjerit.
“Kak Agun, Jangan…, ach…, ch…, ss…, jangan”.
Ketika dia membuka lebar-lebar kakiku dia memaksakan miliknya dimasukkan. “Auuchh…”, aku menjerit.
“Achh!”, Terasa dunia ini berputar saking sakitnya. Aku benar-benar sakit, dan aku bisa merasakan ada sesuatu di dalam. Sesaat diam dan ketika mulai dinaik-turunkan aku menjerit lagi, “Auchh…, auchh…”. Walaupun rasanya (katanya) nikmat saat itu aku merasa sakit sekali. Kak Agun secara perlahan menarik “miliknya” keluar. Kemudian dia mengocok dan memuntahkan cairan putih.
Saat itu aku hanya terdiam dan termangu, setelah menikmati cumbuan aku merasakan sakit yang luar biasa. Betapa kagetnya aku ketika aku melihat sprei terbercak darah. Aku meringis dan menangis sesenggukan. Saat itu Kak Agun memelukku dan menghiburku, “Sudahlah Alit jangan menangis, hadiah ini akan menjadi kenang-kenangan buat kamu. Sebenarnya aku sayang sama kamu”.

Saat itu aku memang masih polos, masih SMP, namun pengetahuan seksku masih minim. Aku menikmati saja tapi ketika melihat darah kegadisanku di atas sprei, aku jadi bingung, takut, malu dan sedih. Aku sebenarnya sayang sama Kak Agun tapi…, (Ternyata akhirnya dia kawin dengan cewek lain karena “kecelakaan”). Sejak itu aku jadi benci…, benci…, bencii…, sama dia.

Jumat, 03 Desember 2010

™http://bhoethack.blogspot.com/™



 Download



 Feature :

F1 = Carakter Robot Headger Baret Assault
F2 = Carakter Robot Headger Baret Smg
F3 = Carakter Robot Headger Baret Sniper
F4 = Carakter Robot Headger Baret Shotgun

Cara Memakai :

* Tekan Hotkey Replace Carakter Sebelum Memulai Game.
* Buka Tutup Inventory Sehingga Terlihat Carakter Robot.
* Start Game Setelah Loading Screen Tekan *END*

Insert = Minimaze On
Delete = Minimaze Off

Maphack :

Numpad 1 = Portacaba
Numpad 2 = Redrock
Numpad 3 = Library
Numpad 4 = Mstation
Numpad 5 = Burning Hall
Numpad 6 = CrackDown
Numpad 7 = Saint Mansion
Numpad 8 = Estern Road
Numpad 9 = Training Camp
Numpad 0 = Mini Indonesia
Numpad (.) = Kick Point

F9 = Downtown
F10 = Luxville
F11 = Midtown
F12 = CrackDown

Cara Pemakaian MapHack :

* Pilih Room yang Sudah Play
* Tekan Hotkey buat ganti map nya
* Pas Loading Sreen Loe Tekan Hotkey Map Asli Nya 


Kalo Kurang Jelas Tanya Jangan Ragu" Jangan Ngatain" dah Jangan SOK

Kamis, 02 Desember 2010

™Ada Cerita Baru™

Anggi baru kls 6 SD. walaupun baru berumur 11 th tapi keimutan wajahnya sdh sangat terkenal di kalangan kompleks sekolah SD, SMP & SMU ternama itu. wajahnya sekilas mirip nabila si artis remaja. hidung mancung, wajah cantik dgn bola mata yg besar, kulitnya putih mulus, dgn dada yg baru muncul. dan krn baru tumbuh, spt anak2 SD lainnya, anggi belum mengenal bra. dia hanya mengenakan kaos singlet tipis di balik seragam tipisnya. sehingga siapapun dapat melihat bayang2 2 titik merah muda di balik seragam tipisnya. mulai dari supir angkot, org2 di jalan, guru bahkan teman2 SD, SMP & SMU itu selalu meneguk liur tiap kali melihat anggi yg masih begitu polos dan lucu. namun krn kepolosannya, anggi tak pernah menyadari bahaya yg mengancam dari orang2 di sekitarnya. setiap sabtu pagi, kelasnya mendapat giliran renang. dan tak heran bila begitu banyak co2 yg datang tiap kali giliran kelas anggi yg renang. co2 itu tentu saja berupaya utk mendekati anggi utk sekedar mengelus & mencolek paha & dada putih mulus itu. 

Begitu juga dgn pelatih renang anggi. pelatih baru itu sdh lama ngiler melihat kecantikan dan kemolekan tubuh anggi. dia sampai semaput tiap kali mengajar anggi berenang. melihat tubuh mulus itu tengkurap atau telentang berenang di dekatnya. tak jarang juga dia secara sengaja mengelus dada anggi. hingga suatu sore, dia mendapat akal. ketika anak2 lain sdh beranjak pulang, dipanggilnya anggi. “Gi, kamu jangan pulang dulu. renang kamu payah hari ini.” jadilah anggi ditinggal sendirian di kolam renang. hari sudah mulai remang2 & kolam sdh sepi. pelatih kembali memanggil anggi masuk ke dlm kolam. anggi pun nyebur kembali. “ok skrg begini caranya.” pelatih membalikkan badan anggi membelakanginya. diluruskannya kedua tangan anggi ke depan. “diam ya. jangan bergerak. ini kuda2 namanya.” hardiknya. anggi menurut. dgn diamnya anggi, pelatih dgn mudah menggerayangi tubuh anggi kemana2. dipeluknya anggi dgn erat dari belakang. dibukanya kedua paha anggi. diselipkannya kemaluannya menempel ke selangkangan anggi. kedua tangannya lgs sibuk meremas2 buah dada anggi yg msh kecil. lalu tangan kanannya menyelusup masuk ke swim suit anggi yg berwarna putih. dikeluarkannya buah dada anggi dan diremas2 dgn ganas. anggi mulai merasa gelisah. dia meronta2. tapi pelatih tentu jauh lebih kuat. dibekuknya anggi dari belakang dgn tangan kirinya. tangan kanannya menyelusup lagi lewat celana swim suit anggi dan langsung ke vagina anggi. diselipkannya jari2nya masuk ke sana. anggi menjerit dan meronta2 tapi tak berdaya melepaskan diri. air berkecipak2 dgn dashyat. sementara tangan pelatih semakin kuat meremas dada dan kemaluan anggi. “jangan pak…………. sakit……….. ampun…………. tolong…………. tolong!!!!” anggi menjerit2 dan merintih kesakitan. pelatih makin kuat mengocok jari2nya memasuki liang vaginanya. tubuh anggi bagai terpanggang.

Tubuh yg mungil itu menggelepar2 dlm air yg dingin. sementara gerakan tangan pelatih makin kuat di kemaluannya. “sakit paaaaaak……….. akh! aaaaaaaakkkkh!……………… ampuuuuuuuuun…… aaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhh……………… …… ampuuuuuunnnnnnnn…………….” jeritan anggi bercampur dgn suara gelepar air di dlm kegelapan itu. setelah 20 menit bertarung dgn pelatih utk melepaskan diri, akhirnya anggi kehabisan seluruh tenaganya. tubuhnya lemas dan sakit semua. berkali2 pula dia sdh menelan air kolam renang dan tersedak2. belum lagi rasa sakit di dada dan kemaluannya krn diremas2 dgn ganas oleh pelatihnya. anggi lunglai dan pasrah sepasrah2nya……… dia tak tau apa yg akan terjadi atas dirinya. dia tau akan ada bahaya menantinya. tapi dia sdh benar2 kehabisan tenaga. akhirnya dibiarkannya pelatihnya memeluk tubuhnya dari belakang. melihat anggi telah lunglai sang pelatih tersenyum. dibaliknya tubuh anggi menghadap dirinya. buah dada anggi sdh keluar dari balik swim suit putihnya. putingnya sdh mancung dan berwarna merah muda. diangkatnya tubuh lunglai anggi. diciumi dan dilumat2nya payudara anggi dgn ganas. anggi melenguh dan menjerit kesakit. dia berusaha meronta2 lagi. tapi tenaganya sdh benar2 terkuras. yg bisa dilakukan hanya menggigit bibirnya kuat2 menahan sakit akibat gigitan sang pelatih di payudaranya. pelatih sdh benar2 on melihat anggi sdh tak berdaya. ditenggelamkannya kepala anggi ke dalam air dan dia menyusul masuk ke dalam air. di dlm air dipelorotkannya swim suit putih anggi. terlihat tubuh mulus dan putih anggi yg sdh hampir pingsan tak berdaya. segera diangkatnya kembali tubuh molek itu. anggi megap2 keluar dari air. dia sdh telanjang bulat dan berada dlm pelukan pelatihnya. “ampun pak…………… ampun……………. jangan pak………….” rintihnya lemas.

Pelatih tersenyum. “kamu cantik dan molek skl gi. sdh lama saya ingin merasakan tubuhmu. mulai skrg kamu hrs menuruti kemauanku. kalo tidak, kamu akan rasakan akibatnya. paham???” hardiknya. anggi mengangguk lemah. dia sdh benar2 lunglai tak berdaya. pelatih langsung memelorotkan celana renangnya. penisnya sdh gak tahan utk menikmati vagina anggi. dipeluknya anggi kuat2. diangkat tubuh anggi, lalu diambleskan tepat di penisnya yg sdh tegak perkasa. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHH PPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA KKKKKKKKKKKKKK!!!!!!!!!!!!!! AAAAAAAAAAAAAAMMMMMMMMMMMMPPPPPPPPPPPPPPUUUUUUUUUU UUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUNNNNNN…. ………!!” anggi menjerit dan berkelojotan mencoba menaiki tubuh pelatih. tapi pelatih semakin kuat mengambleskan tubuhnya ke penisnya. anggi gemetar kesakitan. pelatih tersenyum puas. sdh dia perawani gadis imut dan cantik ini. dgn kalap langsung disodok2nya tubuh anggi. diputarnya anggi hingga punggung anggi menempel ke dinding kolam. dan di sana diperkosanya anggi dgn brutal. amat sangat brutal. amat sangat sadis dan brutal. anggi menangis semalaman selama perkosaan itu berlangsung di dalam dinginnya air kolam renang……………………. Anggi yang sdh lemas lunglai tak berdaya hanya bisa pasrah membiarkan sang pelatih menikmati tubuhnya di dalam air. Seluruh rasa sakit yang dirasakannya mengalahkan rasa dinginnya air kolam renang malam itu. Anggi hanya bisa menangis dan merintih tak berdaya. Di dalam hatinya dia berharap semoga semua kejadian ini cepat usai dan hanya mimpi buruk belaka. Pelatih itu terus bergoyang dan memompa tubuh kecil anggi tanpa henti. Tubuh anggi terlontar kesana-kemari tak berdaya. Berkali-kali dia nyaris tenggelam dan meminum air kolam yang dingin. Berkali-kali pula pelatih mengangkat tubuh anggi, menempelkannya kembali ke dinding kolam dan memompanya kembali. Bibir anggi dipagut dan dikulum dengan ganas. buah dadanya yang baru tumbuh pun memar-memar dihujani gigitan dan cupangan pelatihnya. Anggi sdh tak berdaya untuk menolak. Dia pasrah hamper pingsan. Setelah hampir 1 jam memompa tubuh kecil itu, sang pelatih mulai menunjukkan tanda2 akan orgasme.

Pompaannya semakin kuat dan semakin ganas. lalu tiba2 dia menghentak dan mencengkeram tubuh kecil itu kuat2. “Aaaaaaaaaarrrrrrrrrrggggghhhhhhhhhhh!!” Dan anggi merasakan sesuatu yang menancap di bawah sana menyemprotkan sesuatu yang panas bagai lahar. Anggi memang masih sangat polos dan tidak mengetahui apakah “sesuatu” dan “sesuatu” di dalam kemaluannya itu. Yang ia tau hanya bahwa “sesuatu” itu sangat menyakitkan dirinya……………. Setelah puas berejakulasi di dalam vagina anggi yang masih sangat sempit dan memeluk tubuh kecil itu selama beberapa lama, pelatih mulai kembali ke alam kesadarannya. Ditatapnya mahluk kecil di hadapannya. Anggi menutup matanya dengan tak berdaya. Ia memang hamper pingsan dan kehabisan nafas. Diciuminya wajah anggi yang cantik itu. Bibir anggi gemetaran diciumi dengan lahap oleh pria yang usianya hampir 3x umurnya itu, tapi sekujur tubuhnya sudah kaku kram oleh air yang sangat dingin dan shock yg demikian berat. Pelatih melepaskan penisnya dari dalam tubuh anggi. Dipeluknya dan dibopongnya anggi keluar kolam renang. Anggi pasrah tak berdaya. Di tepi kolam diletakkannya tubuh kecil itu di lantai. Lalu pelatih menceburkan diri mengambil swim suit anggi dan celana renangnya yg sdh mengambang cukup jauh. Ketika naik kembali, ditatapnya tubuh anggi yang tak berdaya di tepi kolam. “Anak ini memang cantik luar biasa. Siapapun pasti langsung ngaceng dan ingin menikmati tubuhnya. Beruntung sekali aku.” Pikirnya dalam hati. Lalu digendongnya tubuh anggi masuk ke wash room pria. Dimandikannya anggi yang terus terkulai tak berdaya dengan busa sabun. Tubuh kecil itu begitu indah dan mengkilap diterpa cahaya lampu.
Cupangan2 merah di leher, dada dan perutnya begitu merah kehitam-hitaman. Pelatih tersenyum bak srigala yang bangga. Dan di bawah shower, juga di depan kaca dinding yang lebar, dinikmatinya kembali tubuh tak berdaya itu. Kenikmatan demi kenikmatan dalam setiap hentakannya. Juga setiap rintihan dan lenguhan anggi yang mengiringi ibarat suara2 surga yang begitu indah terdengar. Setelah puas mengisi kemaluan anggi berkali2 dengan spermanya, pelatih memandikan anggi lagi, mengenakan bajunya, dan mengantarkan anggi dengan mobilnya. “Ingat gi, jangan cerita ke siapa2 ya! Awas kamu! Kalo sampe bocor, lihat apa yang akan aku perbuat padamu! Paham??!” hardiknya. Anggi mengangguk lemah dengan air mata yang terus mengaliri pipinya yang putih. Bibirnya yang sudah pucat memutih gemetar ketakutan. “Iya pak…. Saya paham….” Bisiknya lemah. Anggi pun diturunkan di depan rumahnya. Setelah anggi tiba di rumah dia langsung demam tinggi. Tubuhnya menggigil dan panas dingin tak karuan. Kebetulan ortunya bekerja di luar kota dan di rumah Cuma ada 3 kakak laki2nya dan 1 pembantu rumah tangga. Anggi memang anak bungsu. Ketiga kakaknya, Januar sdh SMU kelas 3, Sony SMU kelas 1, dan Farid SMP kelas 2, Mereka ber 3 terkenal sebagai co2 paling ganteng di kompleks sekolah itu. Berbadan tinggi besar, cool dan terkenal paling sering gonta-ganti pacar. Ketiga kakaknya tentu saja kebingungan dengan sakitnya anggi. Tapi tiap ditanya anggi hanya bilang kalau terlalu letih berlatih renang malam itu sehingga sakit. Anggi juga tidak mau diajak ke dokter. Hanya mengunci diri terus di dalam kamar. Sehingga membuat kakak2nya bingung. Keesokan harinya pun anggi tidak mau sekolah. Dia menangis terus di dalam kamarnya. Soni yang memang masuk siang membujuk terus supaya anggi mau makan. Akhirnya soni masuk ke kamar anggi sambil membawa sarapan. “Gi, makan dong. Kenapa sih kamu?” diusap2nya rambut anggi yang panjang. “Jangan nangis terus dong. Cerita sama aku dong.” Dipeluknya anggi dengan sayang. “Anggi takut kak,” bisik anggi akhirnya. “Kenapa takut gi? Kamu kenapa memangnya?” “Anggi gat au kak, anggi kenapa.

Cuma rasanya sakit banget…” “Lhoh? Apanya yang sakit gi?” sony bingung. “Ini anggi kak……..” kata anggi sambil memegangi kemaluannya. “HahH?? Yang bener?? Kamu diapain?? Sama siapa?? Kamu di…diperkosa???” Anggi menangis lagi kian keras. “cup cup cup dek… diam jangan nangis lagi.” Sony memeluk anggi. “siapa yg ngelakuin?” Anggi hanya menggeleng2 kepala walau didesak berkali2. “coba sini kakak liat ya? Apa mau ke dokter aja?” anggi menggeleng2 kepala ketakutan. “ya udah sini kakak liat ya.” Sony langsung mengunci pintu takut ada yang tiba2 masuk. “coba dibuka celananya.” Anggi terus menggeleng2 ketakutan. “Gi,,,,,,,, bagaimana kakak bias Bantu kalo kamu kayak gini? Pelan2 ya. Jangan takut kan sama kakak sony. Ya?” sony terus membujuk. Akhirnya anggi pasrah. Dibiarkannya sony mencopot celana pendek satin putih baju tidurnya. Sementara atasan tank top satin putihnya tetap melekat menutupi dadanya. Seketika itu juga sony terbelalak. Mulutnya terperangah dan liurnya hamper meleleh. Baru kali ini dia melihat keindahan kemaluan adik bungsunya. Dan walaupun sony telah berkali2 pacaran dengan gadis2 di kompleks sekolahnya, sony belum pernah ML dgn 1 pun dari mrk. Paling hanya petting dgn tetap menggunakan cd. Benar2 baru kali ini ia melihat keindahan tubuh seorang gadis kecil. Sepasang kaki yang jenjang dan putih begitu mengkilap terbuka pasrah di depannya. Dan kemaluan anggi yg berwarna merah muda tanpa rambut sehelai pun,,,,,,,,,,, sangat sangat sangat menggiurkan birahi kelelakiannya. Pikiran sony yg semula kasian dan sedih mengetahui adik bungsunya telah diperkosa orang, skrg sontak menjadi dipenuhi hawa nafsu setan keparat. Setan2 berbisik bahkan berteriak2 dan bernyanyi2 di telinga dan otaknya, untuk segera menikmati kemaluan indah di depannya itu. “AYOOOOOOO SOOOOOOOONNNNNNYYYYY…… KAPAN LAGI KAMU PUNYA KESEMPATAN SPT INI??????? KAMU MASIH PERJAKA,,,,,,,,,,, SEMENTARA DIA SDH GAK PERAWAN LAGI!!!!!!!!!!! HAHAHAHAHAHHAHA KALAH 1-0 KAMU SAMA ANAK SD!!!!!!!!!!! GOBLOK KAMU!!!!!!!! TOLOL!!!!!!!!!!! UDAAAAAAAAAAAH SIKAAAAAAAT BLEH!!!!!!!! KAPAN LAGI?????????? BURUAN,,,,,,,,, KEBURU JANUAR DAN FARID DATANG!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Sony menggeleng2kan kepalanya kuat2 mengusir setan2 yang berteriak dan bernyanyi menertawakan dirinya. Tidak! Tidak boleh! Anggi adikku! Jangan! Kasian dia! “Kakak kok bengong?” pertanyaan anggi membuat sony terlonjak ke belakang, nyaris jatuh dari ranjang. Sony terkesiap. “Oh nggak gi…… kakak bingung mau ngapain.” Jawabnya keselek. “Anggi juga nggak tau kak. Cuma rasanya sakit sekali………..” “Ya udah kakak Bantu supaya anggi ga merasa sakit lagi ya… tapi anggi merem aja ya. Jangan melek2 ya sampe rasa sakitnya ilang. Ya?” Anggi mengangguk dan memejamkan kedua matanya. Perlahan sony membuka kedua kaki anggi yang putih mengkilap. Anggi tampak begitu pasrah dan tenang. Sony malah yang panic kebingungan dan tegang. Penisnya sudah melonjak2 ingin keluar dan menikmati kemaluan merah muda itu. Tapi sony juga ketakutan bahwa itu adalah adiknya sendiri. Tangan sony gemetar menyentuh telapak kaki anggi. Perlahan dielusnya sepasang kaki jenjang putih itu. Semakin lama semakin naik ke atas mencapai dengkul anggi. “Enak gi?” Tanya sony serak. “Enak kak.” Anggi mengangguk sambil masih memejamkan matanya.

 Sony jadi lebih berani mengelus2 dengkul anggi dan naik terus ke pangkal pahanya. Sekarang kedua tangannya sdh hamper sampai ke bibir vagina anggi. Keringat dingin mengaliri tubuh sony. “di sini sakitnya ya gi?” bisik sony makin serak. Jemarinya gemetaran menyentuh kemaluan anggi. Kemaluan yang begitu lembut dan merah muda tanpa sehelai rambutpun. “i………iya kak……” suara anggi pun menjadi serak dan tertahan. Perlahan sony mengusap2 kemaluan anggi. Disentuhnya kemaluan indah itu penuh kasih saying. Dia baru kali ini melihat kemaluan gadis kecil. Disibaknya bibir kemaluan anggi dan dielus2nya klitoris anggi dengan lembut. Dilihatnya anggi tetap memejamkan mata sambil menggigit bibirnya kuat2. elusan sony semakin nakal menjelajahi kemaluannya. Klitorisnya diputar2 dan dijentik2. anggi merasa gelid an mulai merasakan kenikmatan. Sony sudah mulai hilang akal. Setan2 semakin kuat berteriak dan bernyanyi di telinganya. Ditundukannya kepalanya dan langsung menyosot ke kemaluan anggi. Dijilati dengan ganas, dilumat2 sehabis2nya. Anggi gemetar merasakan kenikmatan itu. Dia ingin melarang kakaknya tapi kenikmatan itu sungguh tiada duanya. Anggi tak berani bergerak atau membuka matanya sesuai perintah kakaknya. Dibiarkannya bibir kakaknya merajalela di selangkangannya. Menciumi dan memakan kemaluannya sepuas2nya kakaknya. Anggi hanya pasrah dan menggigit bibirnya kuat2 menahan gejolak dalam dirinya. Keringat mengaliri tubuh mereka berdua. Dan deburan2 gejolak itu semakin kuat sampai tiba2 mengalir dashyat ke seluruh otot2 tubuh anggi.

 Tubuh kecil itu terlonjak dan mengejang dengan kuat. “Kaaaaakkkkkk soooooooonnnnnnnnyyyyyyyyyyyyyyyyy…………………………… AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHH HHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH…………………………….!!” Sony terlompat ke belakang. Di hadapannya anggi melonjak2 menerima orgasmenya yang pertama kali dalam hidupnya. Sungguh indah……….. sungguh cantik sekali adiknya ini………. 5 menit kemudian anggi terkulai lemah setelah menerima orgasme itu. Cairan bening bercampur air liur sony mengalir keluar dari vaginanya. Sony tersenyum. Dilumat dan lahapnya cairan itu sampai habis. “kamu udah enakan skrg gi?” bisik sony saying. “udah kak……….. ahhh……….. enak banget…………..” Sony tersenyum kecut. Kamu udah enak, aku belum. Pikirnya. Tapi dia belum berani berbuat lebih jauh pada adiknya ini. Diciumnya pipi dan kening anggi. “skrg kamu makan ya. Besok kamu sekolah ya.” “iya kak……..” jawab anggi manis. Anggi tidak tau apa yg terjadi. Yang dia tau hanya rasa sakit kemarin di kemaluannya sudah terhapus oleh kenikmatan luar biasa dari kakaknya sony. Sejak kejadian itu sony makin sayang pada anggi. Tiap hari ditempelnya anggi. Dipeluk dan digendongnya anggi. Bahkan makanpun anggi dipaksa sony untuk disuapin sambil duduk di pangkuannya. Pokoknya tiada hari sony tanpa anggi bila berada di rumah. Makan dipangku, belajar pun dipangku, bahkan skrg sony suka beralasan ngantuk dan ketiduran di kamar anggi saat nonton tv. Mereka berdua bagai pinang tak terbelah 2. kapanpun dan dimanapun anggi berada, sony pasti menemaninya. Anggi yang punya trauma diperkosa pelatihnya tentu saja menjadi lebih senang krn selalu dikawal Sony kakaknya. Tapi di balik itu semua, sony mulai memendam rasa cinta yang mendalam pada anggi. Setiap ada co2 yang menelpon ke rumah mencari anggi, sony langsung terbakar cemburu dan marah2 gak karuan. Chale, capung, cyco, setan dan cavalera merupakan beberapa dari co2 yang pernah kena damprat sony. Sony selalu bilang anggi ga di rmh setiap co2 menelpon mencari anggi. Padahal anggi ada di belakang punggungnya krn dipegang kuat2 tangannya oleh sony supaya tidak bergerak. Intinya sony mulai terbakar api asmara yg begitu hebat pada adik bungsunya ini. Tiap malam anggi dikelonin dan dipeluk dengan sayang. Tiap malam itu pula sony bebas menikmati meraba2 seluruh tubuh gadis kecil berumur 10 thn itu dengan sebebas2nya. Sony belum berani bertindak lebih jauh. Dia hanya meraba, menciumi dan meremas2 saja di saat anggi sdh tidur pulas. Anggi pun, walau terbangun, Cuma bisa pasrah menikmati seluruh perbuatan sony. Anggi yg masih polos mengira itu semua adalah bentuk kasih sayang kakak pada adik. Anggi tak tau kalo itu semua adalah suatu pelecehan sexual.

Hari berganti bulan, dan rasanya kepala sony sdh hampir pecah untuk bisa menikmati tubuh anggi. Dan malam ini seperti biasa sony berlagak ketiduran stlh nonton tv di kamar anggi. Keduanya tidur berpelukan. Anggi mengenakan baju tidur baby doll satin warna pink, sedang sony mengenakan kaos basket dan celana pendek. Sony tak bisa tidur. Ditatapnya tubuh mungil dalam pelukannya. Rok baby doll anggi tersingkap sampai ke atas, sehingga sony dapat melihat cd merah muda yang dipakai adiknya. Seperti biasa tangan dan mulut sony langsung bergerilya. Dielus2 dan diremas2nya paha, dada dan kemaluan anggi. Nafasnya naik-turun oleh nafsu yang sudah sangat menyakitkan kepalanya. Anggi tetap tidur tenang dan membiarkan kakaknya meremas2 tubuhnya. Melihat anggi sdh terbiasa dengan remasan2nya, sony mulai bertindak lebih jauh. Diciuminya wajah dan bibir anggi. Tangannya meremas2 buah dada anggi yang masih sangat kecil. Disingkapnya baju baby doll anggi hingga ke dada dan langsung dilumat2nya buah dada itu dengan lahapnya. Anggi terbangun, “kakak ngapain?” “sssst…….. anggi sayang diem aja ya. Kakak sayang banget sama anggi. Sayang banget. Diem ya dek………” bisik sony lirih. Anggi menurut. Dia diam saja membiarkan kakaknya melumat2 buah dadanya. Rasanya geli2 dan perih krn sony menghisap2 dan menggigit2 pentilnya yang berwarna merah muda itu. “kak……….. sakit………………” bisik anggi sambil meremas bantal. “ssssssst………….. diam aja ya dek. Diem aja…………..” sony sdh gelap mata. Dilumat2nya dada adiknya dengan ganas. sementara penisnya sdh demikian tegang dan tak kuat menahan birahinya. Segera didudukinya tubuh mungil anggi. Ditariknya baju baby doll itu dari atas. Kini adiknya sdh setengah telanjang.
Tinggal cd merah muda yg masih menutupi vaginanya. Sony menduduki anggi. Dengan buas diciuminya sekujur tubuh adiknya. Diremas2nya buah dada mungil anggi dan digigit2 dicupang2 leher dan dada anggi. Sungguh cantik sekali adik bungsunya ini. Wajahnya yg mirip artis nabila, putih, tinggi, berhidung mancung, dengan rambut panjang terurai. Sony yg sdh gelap mata langsung memelorotkan cd anggi. Lalu membuka kaos basket dan cd nya sendiri. Penis yang sudah sangat tegang segera mencuat. Anggi terkesiap kaget. Baru kali ini dia melihat penis besar milik kakaknya. Anggi ketakutan. Trauma sewaktu diperkosa pelatihnya muncul lagi. “kak………..jangan kak………….” Bisiknya lemah. Sony membalas dgn ciuman di sekujur tubuhnya. “Gpp pelan2 kok gi. Diem aja ya……..” Sony mulai menciumi sekujur tubuh anggi dan ketika tiba di kemaluan anggi dilahapnya kemaluan itu habis2an. Anggi merintih2 kesakitan bercampur dgn nikmat yang tiada tara. Dunia mrk berdua seolah berputar dengan hebat. Sony sengaja memberikan kenikmatan yg luar biasa pada anggi dulu untuk mempermudah dia menaklukan adiknya ini nanti. Rintihan2 kesakitan anggi kini berubah menjadi jeritan2 dan lenguhan yang dipenuhi oleh nafsu anggi. Orgasme demi orgasme melanda tubuh mungil anggi yang telah bermandikan keringat. Tiba2……… DOK! DOK! DOK!! “anggi! Sony! Ngapain di dalam??” JANUAR!!! BRAAAKKKK!!!!!!!!!!! Pintu terkuak lebar karena tendangan maut januar. Di pintu kamar berdiri januar dan farid dengan raut muka yang campur aduk antara marah dan kaget. Sementara di atas ranjang sony dengan penis yang masih tegak berdiri dan mulut belepotan cairan vagina anggi kaget tak bisa merubah posisi. Begitu juga dengan anggi yang telentang di bawahnya dengan kaki yang mengangkang, kaget dan tak bisa merubah posisinya. Semenit kemudian ke 4 kakak-beradik itu baru sadar dari keterkejutan masing2.

Sony beringsut menepi, sehingga januar dan farid dengan mudah melihat vagina anggi yang kemerah2an karena sudah orgasme berkali2. “kamu ngapain son?” bentak januar memecah kekagetan. Sony tertunduk malu, tapi penisnya masih terus tegak berdiri krn sudah konak berat. “kamu ngapain gi?! Kamu ml sama sony?! Pantesan kamu berdua nempel terus kayak perangko!! Kemana2 dipangku! Kemana2 dipangku!! Ternyata ini kerjaan kamu berdua hah?!” januar tampak marah sekali. Tapi jelas terlihat matanya mulai memerah dan air liurnya menetes keluar memandangi keindahan tubuh anggi yang masih telentang di bawah sony. Anggi bangkit dan kelabakan mencari baju baby doll nya. Diambilnya serabutan untuk menutupi dada dan kemaluannya. “anggi…………… anggi………….” Anggi gemetar dan kebingunan. Sony diam seribu basa. Sementara farid sama seperti januar sudah terlihat kalap menikmati indahnya tubuh adiknya. Januar dan farid masuk. “kunci pintunya rid!” perintah januar. Bagai serdadu farid mengikuti perintahnya. Januar dan farid ikut naik ke ranjang anggi. Anggi yang ketakutan dan malu jadi terpojok dikelilingi ke 3 kakak lelakinya. Tanpa berkata2 januar langsung menerkam anggi. Ditindih dan diciuminya sekujur tubuh anggi yang mulus putih mengkilap. Tangannya menjelajah ke sekujur tubuh anggi. Meremas2 buah dada dan kemaluan anggi. Jemarinya langsung menyelip masuk dan mengocok lubang kemaluan anggi. Anggi kaget dan meronta2, tapi januar jelas lebih tangguh dan lebih perkasa darinya. “Diam kamu gi!! Atau aku laporin ke mamah papah nanti kamu berdua suka ngentot di kamar kamu!!” hardiknya. “jangan kak……….. jangan……….. ahh………….. aaaaahh………….” Anggi berusaha melepaskan diri. Tapi farid langsung memegangi kedua tangan anggi dan menariknya ke atas. Sementara sony yang baru sadar dari rasa kaget dan malunya segera tau apa yang sudah menghinggapi januar dan farid. Sony langsung on lagi. Dipeganginya kaki anggi yang menendang2 januar. Anggi kelabakan mendapat serangan bertubi2 dari ke 3 kakaknya. Gadis kecil berumur 11 tahun ini meronta2 dan menjerit2. tapi apalah dayanya melawan keganasan ke 3 kakaknya yang sudah dihinggapi oleh setan jalang semua. Anggi hanya bisa menjerit2 tak berdaya sementara sekujur tubuhnya dinikmati ke 3 kakaknya. Januar langsung memelorotkan kaos, jeans dan cd nya. Penisnya jauh lebih besar dari milik sony yang masih telanjang bulat. Tanpa babibu lagi diterkamnya tubuh mulus anggi. Dihujani dengan cupangan dan gigitan. Dibentangkannya kedua kaki putih jenjang anggi, dan dengan sekali tekan ditusuknya kemaluan anggi dengan penis besarnya. “kak januaaaaaaaaaar………………………… AAAAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrgggggggggg ggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!!” jeritan anggi melengking keluar. Januar tak peduli, langsung dihajarnya kemaluan merah muda itu dengan ganas. ditekan sedalam2nya dan disodok ke kanan-kiri. Sony dan farid yang menonton pertunjukan live itu meneguk liur berkali. Mata mereka melotot menyaksikan keganasan januar pada anggi yg tak berdaya. Penis mrk menjadi sangat tegang demi mendengar lenguhan anggi tiap kali disodok oleh januar. Farid segera membuka bajunya. Biarpun dia cowok termuda tapi ukuran penisnya hampir sama besar dengan sony. Di dekat wajah anggi dia memasturbasi penisnya. Melihat itu sony tak mau kalah.
Langsung didudukinya wajah anggi dan dipaksanya anggi untuk mengemut penisnya. Anggi yg masih polos menggeleng2kan kepalanya. Tapi krn sodokan januar begitu keras hingga dia berteriak “Aaaaaaaaahhhhhhhhh…..” sony langsung menyelipkan penisnya ke mulut anggi. Kini tubuh putih belia itu secara bersamaan dinikmati oleh kakak pertama dan keduanya. Sementara farid menonton itu semua dengan takjub. Dia kasihan melihat anggi yang kepayahan diperkosa kakak2nya, tapi juga ngiler berat melihat semua itu. Pemandangan kakak beradik telanjang dan bergumul dengan dashyat memang sangat menggiurkan siapapun. Setelah hampir 20 menit menyodok lubang kemaluan anggi, januar akhirnya mengerang dengan dashyat. Ditanamnya dalam2 penisnya di kemaluan anggi. Lalu dia beringsut menjauh. Duduk menyandar tembok. Sony segera mengambil alih posisi. Segera ditusukannya penisnya yang sdh sangat ngiler itu ke dlm lubang anggi yang masih peret. Langsung digoyang dan ditusuknya bertubi2 tanpa ampun. Sementara farid langsung menaiki wajah anggi dan kembali memaksa anggi untuk meng-oral nya. Ketiganya bergerak tanpa ampun ditunggangi nafsu birahi. Yang terdengar hanya rintihan dan lenguhan anggi menahan rasa sakit. Akhirnya sony pun memuntahkan lahar spermanya di dalam kemaluan anggi. Rasa cinta dan nafsunya terpuaskan sudah. “Buruan! Gantian!” teriak farid. Dan ronde ke 3 pun dimulai. Farid yang ternyata rajin nonton bokep juga piawai memainkan tubuh anggi. Digoyangnya anggi dengan penuh semangat. Anggi merintih menahan sakit. Air mata bergulir di pipinya yang putih merona merah. Tubuhnya basah oleh keringatnya dan ke 3 kakaknya. Kaki jenjangnya berayun2 ke atas seirama tusukan farid di kemaluannya. Sementara januar dan sony asik menonton sambil menghisap rokok bersandar tembok. Keduanya sangat menikmati tontonan indah itu. Farid semakin cepat dan semakin bergairah memperkosa anggi. Biarpun ke 2 kakaknya telah mengisi lubang kemaluannya, tapi spt nya seluruh muntahan sperma mereka sdh terhisap masuk ke dalam rahim adiknya itu. Lubang kemaluan itu sangat kering, hangat dan peret. Sungguh2 luar biasa……… Setengah jam kemudian akhirnya farid pun memuntahkan sperma kuningnya di dalam kemaluan anggi. Nafasnya tersengal2 penuh kenikmatan dan langsung menjatuhkan tubuhnya memeluk tubuh anggi yang telah basah oleh keringat dan sperma mrk.

Diciuminya bibir, wajah dan dada anggi yang kini telah penuh dengan bekas cupangan merah hitam. Sungguh cantik dan indah nian tubuh adik bungsunya ini. Setelah berjuang melayani nafsu binatang ke 3 kakaknya selama hampir 2 jam ini, anggi pun runtuh lemas. Air mata bening membasahi ke dua pipinya. Penis farid masih berada di dalam kemaluannya. Rasanya sangat panas dan perih. “wah…..keluar darahnya tuh…..” januar kembali membuka pembicaraan sambil melihat lebih dekat pada penis farid yang masih menancap di vagina anggi. Sony ikut2an melihat. “oh iya……… ini ya yang namanya darah perawan?” tanya sony. Januar mengangguk. “berarti kamu belum pernah ml sama anggi, son?” tanya januar. Sony menggeleng, “belum. Baru mau malem ini. Ternyata kakak duluan.” Januar ngakak. “Siapa yg nggak ngiler ngeliat body dan kecantikan anggi? Dari dulu gw kali coli juga mbayangin ml sama anggi! Hahahhaha.” Keduanya tertawa. Farid bangkit dan menarik penisnya yg masih tegang dari lubang vagina anggi. “Gile, burung lu masih tegang rid?” tanya januar. “hebat lu kecil2 cabe rawit.” “iya, gw bisa coli 5-10 kali semalem. Soalnya sulit tidur nih burung.” Kata farid bangga. Farid lalu bergeser mendekati wajah anggi yang masih terpejam. “Gi…… isep lagi dong gi. Enak banget bibir kamu.” “Nggak maaaauummmmmmmmmmmmmmm…………. Mmmmmmmmmmmmmhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!!!” farid langsung menancapkan penis tegangnya di mulut anggi yang memerah. Dimiringkannya kepala dan tubuh anggi, sehingga farid bisa bersender di tembok bersama ke 2 kakaknya dengan bibir anggi yang terus mengemut penisnya yang berbau sperma, cairan vagina dan darah keperawanannya. “goood……….. good………. Gooooooood………….. coba begini dari dulu. gw kan ga perlu jajan di luaran. Hahahahhaha, “ farid dan januar ngakak. Sony hanya tersenyum simpul. Meski rasa cemburunya memuncak melihat farid dengan asik memaju-mundurkan kepala anggi di selangkangannya. Meski ia merasa nggak rela keduluan januar utk menikmati tubuh anggi. Meski panasnya asmara dia & anggi, kini berubah jadi pesta sex mereka ber 4, tapi sony tak berdaya. Januar kakaknya dan farid adiknya. Seperti dia tau, SEMUA CO pasti konak & ngiler melihat kecantikan dan keindahan tubuh anggi, adiknya. Malam itu mrk tidur ber 4 telanjang bulat. Semua memeluk tubuh anggi yang putih mengkilat. Kamar anggi dipenuhi bau keringat, nafsu dan sperma. Dan malam itu siapapun yang terbangun, secara bergantian akan kembali melampiaskan nafsu bejat mereka pada kemaluan anggi yang terus mengeluarkan darah. Sprei putih itu jadi acak2an dan dipenuhi bercak2 darah dan sperma di sana-sininya. Sejak malam itu, jadilah anggi pemuas nafsu ke 3 kakaknya. Kapanpun dan dimanapun mereka mau, pagi siang sore malam, di kamar, di ruang makan, di dapur, di taman, bahkan di manapun mereka meminta, anggi dengan pasrah akan melayani mrk.
Anggi sungguh takut dan muak dengan nafsu binatang mrk. Tapi anggi tak berdaya krn mrk mengancam akan menceritakan hal ini ke mamah papah mrk. Lebih gilanya lagi adalah bahwa ke 3 kakak lelakinya SEMUA adalah CO2 HIPERSEX yang selalu dan selalu konak melihat kecantikannya. Setiap hari minimal anggi melayani mrk 1 per 1 (minimal sehari 3x ml) dan kadang mrk menikmati tubuh anggi bersama2. Sambil nonton bokep, anggi dipanggil. Lalu ditelanjangi. Ditidurkan di meja jepang depan tv. Lalu diperkosa beramai2. Kadang sambil mereka makan dan memegang piring, mrk meminta anggi untuk meng-oral mereka sampai mrk memuntahkan sperma. Kadang saat anggi belajarpun, januar memaksa anggi untuk membaca di atas pangkuannya. Lalu januar akan mencopot cd nya dan anggi dan memasukkan penis besarnya ke lubang vagina anggi. Januar lalu menaik-turunkan tubuh adiknya yg tengah belajar itu di pangkuannya sampai dia orgasme. Pokoknya anggi menjadi pusat pelayanan kenikmatan ke 3 kakaknya. Tubuh indah itu menjadi sasaran pelampiasan nafsu binatang mrk kapanpun dan dimana pun mrk mau. anggi sungguh sedih dan meratapi nasibnya sebagai pemuas nafsu ke 3 kakaknya. Tapi ancaman kakak2nya membuatnya takut mengadu pada mamahnya. Anggi hanya bisa pasrah menjalani seluruh siksaan seksual kakak2nya. “gi……. Sini sayang……..” panggil sony. “anggi lagi capek kak…………….” Jawab anggi lirih. “sebentar aja. Sini sayang….” Anggi pun mendekat. Anggi mengenakan tank top putih dan celana pendek putih. “sini cantik……” sony yg tengah menonton tv langsung merengkuh tubuh jenjang itu. Diciuminya anggi sambil meremas2 buah dadanya. “aku kangen banget sama kamu cantik……” disingkapnya tank top anggi dan langsung dikemutnya buah dada anggi dengan penuh nafsu. Anggi Cuma pasrah saja. Tangan sony lalu mencopot celana pendek dan cd anggi. Lalu tank topnya. Kini anggi sdh telanjang bulat di dalam pangkuannya. Sony yang memang mencintai anggi sebagai kekasih menghujani anggi dengan segenap nafsu birahinya. Dicopotnya kaos dan celananya dan diambleskannya penisnya ke kemaluan anggi yang duduk di pangkuannya. Anggi melenguh dashyat. “ayo goyang gi……… puasin nafsuku gi……….. tubuhmu milikku gi……….. aaaah……… aaaahhhh…..” sony menaik-turunkan tubuh anggi.

Anggi pun mengimbangi dengan bergoyang naik turun. Bibir sony menyedot dan mencupang2 buah dadanya yg mungil. Sementara anggi menciumi wajah sony dan memeluknya dengan hangat. Keduanya terus bergoyang seiring nafsu setan mrk. Mendengar desahan2 pergumulan adik2nya januar muncul. Tak seperti dulu, kini sony tak menghentikan kegiatannya. Terus dinikmatinya tubuh anggi dengan nafsu binatangnya. Anggi pun sdh terbiasa di 3 some dan membiarkan januar bergabung. Tapi sony dengan penuh kecemburuan langsung melotot. Sambil terus menaik-turunkan pinggang dan melumat2 dada kecil anggi, sony melotot ke januar. “Sana lu. Gw mau berduaan doang sama anggi. Ngikut terus lu!” hardiknya pada januar. Januar Cuma nyengir. “Iyee…iye… duh segitu cemburunya luh. Heh anggi adek kita sendiri. Inget tuh. Adek sendiri ya dinikmati bersama dong!” Sony melengos dan meneruskan aktivitasnya. Dia memang benar2 mencintai anggi. Dan si kecil anggi juga mulai merasakan kalo sony begitu cemburu tiap kali harus berbagi dengan januar dan farid. Tiada hari anggi yang bisa lepas dari sony. Sampai mandi pun harus sony yang memandikan dan seperti biasa, tiap mandi itu sony selalu menikmati sex yang hebat bersama anggi. Anggi yang mulai pintar bermain sex terus menggoyang penis sony di dalam kemaluannya. Sony terus menyusu di dada mungilnya dan membuat banyak cupang di leher dan dadanya. Sementara januar duduk di sofa menonton 2 adiknya yang tengah ngentot. “Aaaaaah…….. nggi………. Aku udah mau keluar gi………….” Desah sony. Anggi makin mempercepat goyangannya sehingga kemaluan mereka mengeluarkan bunyi slep slep slep… “aaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhh anggggggggiiiiiiiiii!!!!!!!!!!!!!!!!!!” sony berteriak histeris. Direnggutnya tubuh indah anggi. Didekapnya kuat2. ditekannya anggi sedalam2nya ke penisnya yang menyemprotkan lahar panas spermanya. Anggi melenguh keras menikmati muntahan sperma kakaknya itu. Walaupun sudah puas menikmati tubuh anggi, sony tetap memeluknya kuat2 dan tak mau melepaskannya. Dipangkunya anggi penuh kasih sayang. Tubuh keduanya berkilat oleh keringat dan dari vagina anggi meleleh sperma kental milik sony. Sony terus memeluk dan menciuminya. Januar meneguk ludahnya berkali2. dia jelas2 sangat terangsang menonton pertunjukan live barusan. Penisnya sudah tegak berdiri dan dia sangat ingin segera menikmati tubuh adiknya. Tapi dia tau sony sangat cemburuan. Dan kalo lagi angot, sony resekh. Dia harus tau cara yang tepat agar sony lebih flexible membiarkan anggi dientotin januar kapan saja januar mau. Januar berpikir. Akhirnya januar mengambil 3 kaleng coca cola dari kulkas. Didekatinya ke 2 adiknya. “Minum nih.” Lalu januar duduk tepat di samping sony. “Gi….. puasin gw juga dong. Lu barusan belum puas kan?” rayunya. Anggi nggak paham arti “puas”, dia Cuma tau sering mendadak gelap mata dan melihat dunia berputar cepat tiap kali melayani kakak-kakaknya. Anggi Cuma tersenyum. Dia tau sony super cemburuan. Sering januar dan farid harus menunggu sony pergi dulu untuk minta ml sama dia. Sony menatap anggi. “sayang emang belum puas barusan?” tanyanya. Karena ngga paham, anggi tersenyum aja. Sony cemberut. “Ya udah deh, puasin anggi deh jan.” gerutu sony. “oceeee…..” januar tersenyum.
Tubuh anggi langsung direnggut dari pangkuan sony. “sini sayang……” dibopongnya anggi ke meja makan. Ditelentangkannya tubuh anggi di atas meja makan persegi 4 itu. Sony mengekor dari belakang. “sekarang kamu makan malamku anak cantik…….. kamu cantiiiiiiiiiiiiiik sekali……..” januar membuka semua bajunya. penisnya belum terlalu tegang. “kamu makan malamku, aku makan malam kamu ya sayang.” Januar langsung naik juga ke meja makan. Bergaya 69 dgn tubuh mulus putih anggi di bawahnya. Langsung dilumat2nya kemaluan anggi yang masih dipenuhi sperma sony. Anggi pun melumat2 penis januar yang langsung tegang begitu menyentuh bibir anggi. Sony menonton di kursi meja makan. Tubuh januar dan anggi tepat melintang di hadapannya. Sungguh menggairahkan sony. Karena dioral begitu hebat oleh januar, anggi pun berkali2 orgasme. Januar pun sudah sangat konak tapi bertahan supaya anggi terus mendapatkan orgasmenya. Setelah 5x anggi meraung2 dan kejang2 oleh orgasme yang hebat, akhirnya januar memuntahkan lahar sperma kuningnya di dalam mulut anggi. “Telen gi………. Telen sayang…….. telen semuanya……………” tekan januar. Mulut anggi dipenuhi sperma januar hingga meleleh ke pipi dan jatuh ke meja makan. Keduanya terhempas dalam kenikmatan. Tiba2 farid muncul habis main basket di sekolahnya. Badannya basah oleh keringat yang menempel di kaos dan celana pendeknya. “waaaaaa…. Pesta neh. Ikutan dong.” Soraknya. “tapi aku lagi males bergoyang gi. Oral aku aja ya. Sini.” Farid duduk di kursi meja makan menghadap meja. Ditariknya tubuh anggi dari bawah tubuh januar. Lalu didudukkan di lantai di bawah meja makan. “Oral gw gi.” Mintanya. Anggi menurut. Dipelorotkannya celana basket farid. Penis kakaknya sudah berdiri tegak dibalik cd nya. Anggi menciumi dan memelorotkan cd itu dan mulai mengoralnya. Sony yang duduk di samping farid mengelus2 rambut dan dada anggi. Sony sebenernya cemburu tiap farid dan januar make anggi. Tapi dia juga sadar, dirinya pun make tubuh anggi untuk sex walaupun kini dia bener2 mencintai adik kandungnya itu. Suara mulut anggi yang dipenuhi sperma januar, air liurnya dan penis farid berbunyi sangat menggairahkan di bawah meja. Sementara farid, januar dan sony terus ngobrol di meja makan. Cuma berkali2 farid tampak gelagapan menjawab krn tubuhnya dijalari kenikmatan yang tiada taranya. Kadang2 farid juga melenguh2 tak karuan membuat januar dan sony ngakak. Keringat kembali mengucur deras. Penis Farid memang tahan lama. Hampir 1 jam dan farid masih bisa bertahan sambil ngobrol dengan ke 2 kakaknya. Baru setelah semakin lama, kedua tangannya turun dan menggoyang2 kepala anggi maju mundur dan meremas2 toket anggi. Tampaknya farid sudah terangsang berat. Dan “Aaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh hh…………………mmmmmmmmmmhhhhhhhhhhhhhh………………. Aaaaaaaaaahhhhhhhhhhh…………. Giiiiiiiiiiiiiiii………………. Enak banget mulut lu giiiiiiiiiiiii………………mmmhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.” Ceracau farid keras. Ditekannya kepala anggi sedalam2nya ke penisnya yang muntah2. 5 menit kemudian setelah farid lepas dari orgasmenya, ditariknya tangan anggi ke atas. Mulut anggi belepotan sperma januar dan farid. Meleleh jatuh ke pipi, leher, dada dan perutnya yang putih mengkilat.

Dari Pada Cheat PB lagi gk aktif Mending loe baca Nih CERITA Seru Dah ..
Mau Lebih Tau CERITA kelanjutan nya tanya di 
donireksa@yahoo.co.id

Copyright © 2010 ™Bhoethack Cheaterz™

Template N2y Shadow By Nano Yulianto